Mengapa Orang Bisa menjadi LGBT “Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender”

LGBTLGBT atau GLBT adalah akronim dari “lesbian, gay, biseksual, dan transgender”. Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa “komunitas gay” karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan.

Banyak faktor yang bisa membuat seseorang menjadi LGBT, tetapi faktor apapun itu pada hakikatnya LGBT merupakan penyimpangan seksual. LGBT bukanlah pembawaan dari lahir ataupun Tuhan yang menciptakan mereka menjadi seperti itu tetapi mereka sendirilah yang membuat diri mereka seperti itu baik sengaja maupun tidak sengaja atau para LGBT itu yang membuat seseorang menjadi seperti dirinya.

Jadi penulis akan memaparkan hal apa yang bisa membuat seseorang itu menjadi LGBT dengan harapan orang yang membacanya dapat terhindar agar tidak menjadi salah satu LGBT dan yang sudah menjadi salah satu LGBT dapat berubah kembali menjadi normal alias Insyaf karena menyadari bahwa sesungguhnya apa yang mereka yakini itu salah.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat membuat seseorang menjadi LGBT yaitu :

1. Lingkungan.

Lingkungan adalah salah satu yang dapat membuat seseorang menjadi LGBT. Seseorang yang hidup di lingkungan yang banyak LGBT nya maka lambat laun bisa membuat seseorang menjadi LGBT karena dia menganggap hal itu sudah lumbrah atau normal, sehingga apabila suatu saat terlintas dalam pikirannya untuk menjadi salah satu LGBT maka dia tidak perlu malu atau takut karena bukan hanya dia yang LGBT tetapi sudah banyak. Apalagi di beberapa negara malah sudah memberi izin resmi untuk para LGBT, maka sudah pasti kemungkinan seseorang untuk menjadi LGBT  lebih besar lagi karena negara sudah menganggap itu normal.

Sebagai contoh perempuan yang hidup di Perancis akan sangat berbeda cara berpakaiannya dengan perempuan yang ada di Arab Saudi. Perempuan yang hidup di Negara perancis sudah tidak malu lagi jika aurat mereka terlihat berbeda dengan perempuan Arab Saudi yang akan sangat malu jika aurat mereka terlihat. Padahal mereka sama-sama perempuan. Perempuan perancis berpikir mengapa harus malu toh sebagian besar perempuan perancis berpakaian minim sedang perempuan Arab saudi jika berpakaian minim maka ia malu karena menjadi satu-satunya perempuan berpakaian minim di lingkungan tersebut. Jadi seseorang terbentuk karena kebiasaan dari lingkungan dimana dia tinggal.

Jadi seseorang yang lahir di lingkungan dimana banyak LGBT disitu maka sudah pasti besar kemungkinan dia akan menjadi salah seorang LGBT karena disitu sudah menjadi kebiasaan atau sudah umum. Seorang anak laki-laki yang hidup di lingkungan LGBT mempunyai dua pilihan menjadi laki-laki yang suka perempuan(laki-laki tulen) atau laki – laki yang suka dengan laki-laki(Gay) dan seorang anak perempuan mempunyai pilihan menjadi wanita yang suka dengan laki (wanita tulen) atau menjadi wanita yang suka dengan wanita (Lesbian) atau percampuran yaitu Biseksual ( Suka Laki-laki juga suka perempuan). Dari penyimpangan itulah lahir Transgender yaitu ingin mengubah tampilan fisiknya karena merasa antara fisik dan mental tidak sinkron ( perempuan ingin jadi laki-laki dan laki-laki ingin jadi perempuan ).

Semua orang pasti mengetahui pengaruh lingkungan terhadap perilaku seseorang itu sangat besar apalagi bagi anak-anak yang baru tumbuh. Orang dewasa saja bisa terpengaruh apalagi anak-anak yang belum tau mana yang baik dan buruk.

Jadi hindarilah menetap di lingkungan yang banyak terdapat LGBT disitu karena dapat menyebabkan anda juga menjadi salah satu LGBT juga

2. Teman yang LGBT

Teman yang LGBT juga menjadi faktor seseorang bisa menjadi LGBT. Orang yang merasa dirinya minoritas akan berusaha memperbanyak jumlahnya dengan cara mempengaruhi orang lain sebab jika jumlahnya sedikit dia tidak dapat menyalurkan perbuatannya itu. Dia melakukan berbagai macam cara untuk dapat mempengaruhi kita karena dia bermaksud agar dapat melakukan perbuatan menyimpang itu pada kita. Macam macam cara yang dapat dia lakukan mulai dengan sentuhan sentuhan kecil tetapi dilakukannya secara terus menerus hingga kita merasa terbiasa dengan sentuhannya, berbuat baik kepada kita sehingga kita merasa butuh sama dia, menjadi teman curhat yang sepertinya dia sangat mengerti dengan kita dan banyak cara yang dia lakukan sehingga kita dapat menjadi seperti dirinya. Contohnya seperti koruptor, koruptor akan melakukan berbagai macam cara agar orang orang disekitarnya dapat terlibat dengan perbuatan koruptornya contohnya dia juga mengajak orang disekitarnya untuk sama sama korupsi, mempengaruhi orang disekitarnya seakan akan perbuatannya itu biasa dan berbagai macam cara agar orang disekitarnya juga korupsi agar supaya dia dapat dengan leluasa dapat melakukan perbuatannya itu.

Jadi kita harus menghindari teman yang LGBT atau membatasi bergaul dengannya. Jika kita harus bergaul atau berteman dengannya karena pekerjaan maka kita harus memberi batasan kepadanya contohnya kita harus bersikap tegas kepadanya jika kita merasa dia berusaha melakukan hal-hal yang tidak normal kepada kita agar dia segan dan tidak mengulangi perbuatannya itu pada kita sehingga dia tahu bahwa kita tidak bisa dipengaruhi. Karena jika tidak dia akan mengulangi dan mengulangi hingga kita terpengaruh dan kita tidak sadar karena dia melakukannya secara terus menerus dalam waktu yang lama. Kita pastilah sering menyaksikan baik itu di tv atau dilingkungan kita ada teman yang dahulunya dia laki-laki tulen eh sekarang sudah jadi bencong / waria, jika anda mencari tahu biasanya teman ada itu pastilah bergaul dengan bencong /waria. Dalam hal ini Lesbian tidak kelihatan karena Lesbian tidak berubah penampilan dan cara bicaranya jadi tidak terlalu kelihatan berbeda dengan waria / bencong yang nampak berubah penampilan dan cara bicaranya.

3. Orang Tua

Orang tua yang terlalu menginginkan anak perempuan tetapi mendapat anak laki-laki atau sebaliknya orang tua yang terlalu menginginkan anak laki -laki tetapi mendapat anak perempuan dan tidak menerima keadaan tersebut sehingga dia akan membentuk anaknya itu seperti maunya. Misalnya orang tua yang terlalu menginginkan anak perempuan tetapi mendapat anak laki-laki, ia akan memberikan anak perempuannya itu mainan laki-laki, memberi pakaian laki-laki dan mengajarnya seakan akan dia itu anak laki-laki, maka sudah pasti anak perempuan itu akan terbentuk seakan akan dia akan menjadi anak laki-laki hingga dia dewasa. Maka anak perempuan ini besar kemungkinan akan menjadi Lesbian karena dia merasa mentalnya laki-laki, demikian sebaliknya.

Maka orang tua harus mengetahui dampak negatif jika membentuk anak tidak sesuai dengan kodratnya. Orang tua haruslah sadar anak itu adalah pemberian dan amanah dari Allah yang harus dididik dengan baik karena mendidik anak itu juga ada tuntunannya tidak semaunya. Karena jika terjadi penyimpangan bukan hanya anak yang menanggung akibatnya tetapi orang tuanya juga.

4. Rendahnya Iman atau Pendidikan Agama Seseorang.

Rendahnya iman atau pendidikan agama seseorang juga menjadi salah satu faktor besar yang dapat membuat seseorang lebih cepat terpengaruh untuk memutuskan seseorang menjadi LGBT. Karena agamalah satu-satunya filter dalam diri seseorang yang dapat mencegah seseorang untuk terpengaruh menjadi LGBT. Karena dalam agama (dalam Agama Islam) dengan tegas melarang perbuatan yang dilakukan orang yang LGBT. Karena sesungguhnnya semua orang berpotensi untuk menjadi LGBT, karena LGBT itu sesungguhnya perbuatan penyimpang yang merugikan diri sendiri dan orang lain dan hanya agamalah yang melarang perbuatan yang merugikan diri sendiri apalagi merugikan orang lain (hukum negara hanya melarang perbuatan yang merugikan orang lain).

Hanya dengan agama/iman orang dapat melawan bisikan bisikan setan atau ajakan – ajakan orang untuk berperilaku menyimpang. Karena agama/iman lah yang selalu ikut dimana pun kita berada dan selalu berada dalam hati kita, yang selalu memberi kita sinyal penolakan ketika kita berpikir ingin melakukan suatu tindakan yang terlarang. Oleh karena itu tingkatkan lah iman dan ilmu agama anda dengan lebih banyak beribadah Allah dan belajar lah ilmu agama baik itu dengan membaca, mendengar ceramah atau belajar dengan Ustad sehingga anda tidak terjerumus menjadi LGBT salah satu perbuatan sesat dan dosa besar dalam agama islam.

5. Stress, Kecewa atau Trauma Berat.

Stress berat, kecewa dan trauma berat yang dialami seseorang juga menjadi salah satu faktor seseorang untuk memutuskan menjadi LGBT. Orang yang merasa Stress , kecewa berat atau trauma yang diakibatkan oleh orang lain yang berbeda jenis dengan dia akan membuat orang tersebut merasa depresi atau tertekan batinnya sehingga orang tersebut akan merasa trauma untuk berhubungan lagi dengan lawan jenisnya karena tidak ingin kejadian tersebut terulang. Rasa trauma inilah yang dapat membuat seseorang merasa benci dengan lawan jenisnya. Hal inilah yang dapat membuat seseorang sudah tidak mau lagi berbagi cerita atau hal hal yang berhubungan dengan perasaan dengan lawan jenisnya. Dia lebih memilih seseorang yang sama jenisnya dengan dia (Jika orang tersebut pria maka dia lebih memilih pria untuk berbagi dan jika orang tersebut adalah perempuan maka dia memilih perempuan untuk berbagi). Lama kelamaan sifat / mentalnya berubah menjadi suka dengan sesama jenis baik itu hubungan teman maupun hubungan lebih intim.

Untuk mengatasi stress , kecewa dan trauma berat adalah dengan menceritakan masalah anda kepada orang yang dapat memberikan anda masukan yang dapat menyelesaikan masalah anda, jika masih belum cukup maka beribadah agar anda bisa tenang. Hanya agamalah yang dapat memberikan ketengangan yang hakiki bukan ketenangan semu , karena agama merupakan petunjuk hidup yang benar dan agama islam merupakan petunjuk hidup yang benar yang dapat membuat seseorang mendapat ketenangan dan kedamaian hidup.

Kiranya 4 faktor diataslah yang dapat membuat seseorang menjadi LGBT, semoga dengan membaca hal diatas masyarakat kita akan terhindar dan tidak terjerumus menjadi LGBT dan yang sudah menjadi LGBT juga dapat berpikir dan kembali untuk menjadi normal kembali karena sesungguhnya LGBT merupakan perbuatan menyimpang seperti halnya perbuatan menyimpang lainnya seperti mencuri, berzina, korupsi dan perbuatan jahat lainnya.

Pada kesempatan lain kami akan menulis artikel tentang :

  • Bahaya LGBT
  • Bagaimana bisa sembuh dari penyakit LGBT

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *